Batang
Hari (GerakanJambi.com) - Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief,
menghadiri kegiatan penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of
Understanding/MoU) dan kuliah umum bersama Menteri Hak Asasi Manusia (HAM)
Republik Indonesia, Natalius Pigai, di Auditorium Chatib Quzwain, Universitas
Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya
memperkuat komitmen bersama dalam penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak
asasi manusia di lingkungan pemerintahan maupun perguruan tinggi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan
plakat serta penandatanganan Nota Kesepakatan oleh para kepala daerah
se-Provinsi Jambi bersama pihak terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri HAM RI,
Natalius Pigai, menyampaikan kuliah umum bertema “Membangun Kampus yang Aman,
Inklusif, dan Berkeadilan” yang diikuti sekitar 2.500 mahasiswa. Melalui
kegiatan ini, ia mendorong terciptanya lingkungan perguruan tinggi yang aman,
inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi seluruh sivitas akademika.
Sebelum pelaksanaan kuliah umum, Menteri HAM
menandatangani nota kesepahaman bersama Gubernur Jambi, Al Haris, dan Rektor
UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Kasful Anwar.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyerahan
Kartu Tanda Penduduk (KTP) secara simbolis kepada perwakilan masyarakat Suku
Anak Dalam. Penyerahan tersebut merupakan salah satu upaya mendukung pemenuhan
hak administrasi kependudukan sekaligus memperkuat pengakuan identitas hukum
masyarakat adat.
Dalam pemaparannya, Natalius Pigai menjelaskan
bahwa hak asasi manusia merupakan hak fundamental yang melekat pada setiap
individu sejak lahir. Ia juga menegaskan tiga kewajiban utama negara dalam
pemajuan HAM, yaitu menghormati (to respect), melindungi (to protect), dan
memenuhi (to fulfill) hak asasi manusia.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur
Jambi, Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan
Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, Rektor UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi
beserta jajaran, para dosen, mahasiswa, serta tamu undangan lainnya.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini,
Pemerintah Kabupaten Batang Hari diharapkan dapat terus memperkuat sinergi
dengan pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan berbagai pemangku kepentingan
dalam mendukung penghormatan serta pemenuhan hak asasi manusia bagi seluruh
masyarakat.
