Batang Hari (GerakanJambi.com) - Bupati Batang Hari, Mhd. Fadhil
Arief, menghadiri kegiatan Pemberian Pengurangan Masa Pidana (PMP) bagi anak binaan
di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Muara Bulian dalam rangka
memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan
bentuk apresiasi negara kepada anak binaan yang telah menunjukkan perubahan
perilaku dan sikap positif selama menjalani proses pembinaan. Pemberian
pengurangan masa pidana diharapkan menjadi motivasi bagi anak binaan untuk
terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah
kembali ke tengah masyarakat.
Kepala LPKA Kelas II Muara
Bulian, Kasogi Surya Fattah, menjelaskan bahwa pemberian pengurangan masa
pidana diberikan berdasarkan hasil evaluasi terhadap perilaku, sikap, serta
kedisiplinan anak binaan selama mengikuti program pembinaan di dalam lembaga.
"Pengurangan masa pidana
ini merupakan hasil dari evaluasi atas perilaku dan sikap anak binaan selama
menjalani masa pembinaan. Diharapkan penghargaan ini dapat menjadi penyemangat
bagi mereka untuk terus berproses menjadi pribadi yang lebih baik,"
ujarnya.
Kegiatan tersebut juga
dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Provinsi
Jambi, Irwan Rahmat Gumilar, beserta jajaran yang turut memberikan dukungan
terhadap upaya pembinaan dan pemenuhan hak-hak anak yang berhadapan dengan
hukum.
Dalam kesempatan tersebut,
Bupati Batang Hari Mhd. Fadhil Arief menyampaikan bahwa proses pembinaan di
LPKA bukan semata-mata sebagai bentuk menjalani hukuman, tetapi merupakan
kesempatan bagi setiap anak untuk belajar, memperbaiki diri, dan membangun masa
depan yang lebih baik.
Menurut Bupati, setiap anak
memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan kedua selama memiliki kemauan untuk
berubah. Ia berharap pengalaman yang telah dilalui dapat menjadi pelajaran
berharga sekaligus titik balik dalam menjalani kehidupan.
"Jadikan pembinaan ini
sebagai penebus atas kesalahan yang pernah dilakukan dan sebagai bentuk
tanggung jawab pribadi terhadap perbuatan tersebut. Jangan biarkan kesalahan di
masa lalu menjadi penghalang untuk meraih masa depan yang lebih baik. Jadikan
pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki sikap, perilaku, dan
menjadi pribadi yang lebih baik," pesan Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh
pihak, termasuk keluarga, pemerintah, dan masyarakat, untuk bersama-sama
memberikan dukungan kepada anak-anak yang telah menyelesaikan masa pembinaan
agar dapat kembali beradaptasi, melanjutkan pendidikan, serta mengembangkan potensi
yang dimiliki tanpa adanya stigma negatif.
Peringatan Hari Anak Nasional
di LPKA Kelas II Muara Bulian menjadi pengingat bahwa setiap anak, termasuk
anak yang sedang menjalani pembinaan, memiliki hak untuk mendapatkan
perlindungan, pendidikan, pembinaan, dan kesempatan yang sama dalam membangun
masa depan yang lebih cerah. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan
mereka mampu kembali menjadi generasi yang produktif, bertanggung jawab, dan
bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa.