Penghargaan tersebut
diserahkan dalam rangkaian kegiatan Puncak Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional
Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Garuda, Pusat Pelatihan Sumber Daya
Manusia Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Depok, Jawa
Barat, Senin (25/05/2026).
Festival Tunas Bahasa Ibu
Nasional merupakan agenda nasional yang diselenggarakan sebagai upaya
memperkuat pelestarian bahasa daerah melalui keterlibatan aktif pelajar, guru,
pemerintah daerah, dan masyarakat. Program ini menjadi bagian penting dalam
menjaga keberagaman bahasa dan budaya sebagai warisan bangsa yang harus terus
dilestarikan.
Penghargaan yang diterima
Kabupaten Batang Hari menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam
mendukung program revitalisasi bahasa daerah melalui berbagai kegiatan
pendidikan dan kebudayaan yang melibatkan satuan pendidikan serta masyarakat.
Selain penyerahan penghargaan
kepada kepala daerah yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian bahasa
daerah, kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni
budaya dan pertunjukan bahasa daerah yang menampilkan keberagaman budaya dari
berbagai wilayah di Indonesia.
Pada kegiatan nasional
tersebut, Kabupaten Batang Hari turut mengirimkan perwakilan peserta didik dari
sejumlah sekolah, yakni SDN 25/I Muara Tembesi, SDN 20/I Pemayung, SDN 131/I
Jangga Baru, SDN 47/I Rantau Kapas Mudo, SDN 58/I Rambutan Masam, SMPN 3 Batang
Hari, dan SMPN 31 Batang Hari. Para siswa tersebut tampil dan berinteraksi
bersama peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia dalam semangat
melestarikan bahasa ibu sebagai identitas budaya bangsa.
Keikutsertaan pelajar
Kabupaten Batang Hari dalam Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional merupakan bagian
dari rangkaian peringatan dan Semarak Hari Pendidikan Nasional Tahun 2026,
sekaligus menjadi sarana pembelajaran bagi generasi muda untuk lebih mencintai
dan menjaga kekayaan bahasa daerah yang dimiliki.
Kegiatan tersebut turut
dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Atip
Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D., para penerima penghargaan dari berbagai
kabupaten dan kota se-Indonesia, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Batang Hari semakin termotivasi untuk terus mendukung berbagai program pelestarian bahasa dan budaya daerah sebagai bagian dari upaya membangun karakter generasi muda serta menjaga identitas budaya bangsa di tengah perkembangan zaman.